Mau Dipanggil Kakak Lagi ? [REVIEW] Celebon Collagen Essence Mask

Masker muka merupakan perawatan wajah yang menurut saya pribadi itu penting penting gk penting. Saya bisa pakai masker muka sebulan atau bahkan setahun sekali. Karena menurut saya pribadi, masker ataupun scrub merupakan perawatan tambahan dan saya lebih suka fokus pada perawatan wajah rutin yang kita lakukan setiap hari.

Bagi saya yang sudah berumur (tapi baru mulai ikutan bikin blog), saya sebenarnya ingin muka saya keliatan muda dan dipanggil kakak. Apalagi kalau kasih recehan ke abang-abang yang bantuin kasih jalan, paling senang kalau doi bilang "Makasih KAKAK". Begitu si abang bilang "Makasih Bu", rasanya pengen ambil lagi itu recehan yang udah ada di tangannya. Kesel.

Tapi bagaimanapun juga, kita tidak bisa melangkahi takdir yang mengharuskan muka semakin lama semakin menua mengikuti umur dan gaya gravitasi bumi. Saya paling suka menggunakan perawatan terutama perawatan tambahan dengan menggunakan sesuatu yang berbau collagen.

Kenapa hanya perawatan tambahan ? Karena collagen sendiri tidak baik digunakan ataupun dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, hal itu awalnya saya ketahui dari dokter di klinik kecantikan yang rutin saya datangi. Saya sangat cocok dengan perawatan menggunakan masker collagen yang memiliki tekstur pekat dan saya akui benar-benar membuat wajah saya jauh lebih kenyal dibandingkan sebelum menggunakan masker tersebut.

Akan tetapi suatu hari masker collagen tersebut teksturnya sedikit mencair. Usut punya usut ternyata masker collagen dicampur dengan masker whitening, dimana setelah saya tanyakan ke dokter ternyata beberapa orang tidak dapat diberikan collagen dalam jumlah yang banyak sehingga perlu dicampur dengan masker lain untuk menetralkan kandungan collagen.

Sebenarnya sih saya sedikit curiga apakah ada kemungkinan karena masker collagen itu sendiri memiliki harga yang cukup tinggi sehingga perlu dicampur untuk menekan harga.

Maka dari itu saya coba menggunakan Cellebon Collagen Essence Mask yang gampang sekali dicari di supermarket ataupun bisa dibeli secara online. Pada  bulan Mei 2017, harga 1 pcs masker (1 kali pakai) ini kira-kira Rp. 17,999,-. Masker ini cukup mahal mengingat merk lain yang berbentuk serbuk cuman seharga Rp. 8,000,- dan bisa dipakai 2 kali, tapi cukup murah apabila dibandingkan dengan masker Collagen dari Etude House.

Cara pakainya simpel banget, cukup keluarkan kertas berbentuk wajah dengan tekstur cair cair kental dari kemasan, buka tisu tersebut, dan aplikasikan di wajah. Akan tetapi saya sedikit berbagi tips untuk penggunaan dan pemakaian setelahnya.
1. Sebaiknya gunakan setelah mandi karena collagen essence dapat dengan cepat meresap pada kulit wajah yang lembab.
2. Masker ini tidak ribet dan tidak menetes-netes seperti masker lain yang pernah saya gunakan. Jadi bisa digunakan untuk aktifitas-aktifitas ringan di dalam rumah.
3. Untuk kulit berminyak, bisa menggunakannya cukup 10 menit. Untuk kulit kering, baiknya digunakan selama 20-25 menit. Aturan asli sebenarnya digunakan 15-20 menit. Tapi beberapa aturan diciptakan untuk dilanggar kan :p
4. Setelah selesai digunakan wajah menjadi super duper kenyal dan ada collagen essence yang tertinggal di muka, sebaiknya sedikit dipijat-pijat supaya meresap ke kulit.
5. Gk perlu pakai pelembab lagi, cukup menggunakan sun block atau tabir surya yang biasa kamu pakai.
6. Kamu bisa gunakan masker ini sesuai kebutuhan dan budget kamu, setiap seminggu, dua minggu, sebulan, atau bahkan 6 bulan sekali.
7. Berhubung ini perawatan tambahan, kalau kamu bosan kamu bisa coba masker varian ataupun merk lain.

Ini penampakan Cellebon Collagen Face Mask


Ini penampakan muka saya yang sedang di masker, mudah-mudahan cukup penting untuk yang ingin tahu mengenai bentuk dan teksturnya.


Sebagai penutup, berikut review dari saya :
(+) Cukup terjangkau dan mudah untuk didapatkan.
(+) Essence tidak menetes, sehingga dapat digunakan untuk aktifitas ringan.
(+) Hasil saya akui sangat baik dengan harga segitu
(+) Muka terasa kenyal dalam waktu instant

(-) Efek kenyal yang didapatkan cuman sehari, untuk efek lebih baik digunakan sesering mungkin
(-) Ada rasa cekit-cekit di 30 detik awal pemakaian, tapi tenang aja gk ada masalah
(-) Setelah dipakai ada sedikit rasa gatal meskipun tidak sampai mengganggu


Thanks for reading, wish you like it.

Komentar